Jumat, 27 Agustus 2010
Kekasih Sejati
Untuk menjadi seorang kekasih sejati, kita harus memiliki kesantunan seperti yang dimiliki oleh seorang yang sangat bijak, kelembutan seorang anak, kepekaan seorang seniman, pemahaman seorang filsuf, penerimaan seorang sufi, ketelitian seorang ilmuwan, toleransi seorang cendikiawan dan keteguhan hati dari orang yang sangat yakin pada dirinya.
Cinta yang Baru
Aku tak punya kebersamaan sehebat ini dengan siapapun - hanya denganmu. Dan saat ini, kita sedang menikmati sesuatu yang baru bersama-sama. Apapun itu, saat ini adalah baru, begitu pula setiap saat yang akan kita jalani bersama, cinta yang selalu baru.
Senin, 23 Agustus 2010
Berhenti Sejenak
Jika saat-saat sulit menghadangmu, cobalah untuk berhenti sejenak. Tak apa untuk berhenti sejenak. Simphony terindah pun ada saat-saat berhenti sejenak, dan perhentian itu adalah bagian dari keindahan juga.
Sulur Anggur
Sulur-sulur anggur saling berpelukan untuk tumbuh dan berbuah. Demikian juga seharusnya, kita... dan Cinta.
Sukses
Bagaimana kau menikmati sukses demi sukses yang sudah kau raih..?
Hei..! Sukses itu bukan seperti Bill Gates atau seperti kata Kiyosaki dan Tung Desem..! Nikmati saja suksesmu saat kau lulus SMA, saat masuk perguruan tinggi mengalahkan puluhan orang lain, kerja di sebuah Perusahaan swasta dengan menyingkirkan beberapa orang lain.. Atau mengalahkan pesaing hatimu..
Hmm.. Bagaimana..? Indah kan..?
Hei..! Sukses itu bukan seperti Bill Gates atau seperti kata Kiyosaki dan Tung Desem..! Nikmati saja suksesmu saat kau lulus SMA, saat masuk perguruan tinggi mengalahkan puluhan orang lain, kerja di sebuah Perusahaan swasta dengan menyingkirkan beberapa orang lain.. Atau mengalahkan pesaing hatimu..
Hmm.. Bagaimana..? Indah kan..?
Minggu, 15 Agustus 2010
Maukah kau..?
Bila kukatakan kepadamu bahwa tidak ada satupun kesalahan atas keputusan-keputusan yang pernah kau buat, dan bahwa tantangan-tantangan yang pernah kau hadapi, telah kau hadapi untuk setiap orang, akankah engkau bersedia mendengarkan..?
Bila kukatakan padamu bahwa apapun yang kau impikan dan hal-hal yang seharusnya terjadi adalah apa yang telah kau putuskan, dan bahwa semua yang menghalangi impianmu adalah pikiran-pikiranmu sendiri yang kau pilih untuk dipikirkan, akankah engkau bersedia memahami..?
Bila kukatakan kepadamu bahwa engkau tidak pernah sendirian, bahwa ada malaikat-malaikat yang mendo'akanmu, maukah engkau mempercayainya..?
Dan bila aku mengejutkanmu, membuat pipimu memerah, dan membuat matamu berkejap-kejap di antara baris-baris kalimat... Maukah kau membuka hatimu untukku..?
Langganan:
Postingan (Atom)